You need to enable javaScript to run this app.

Kepala Kemenag Aceh Barat Kunjungi Madrasah Terpadu Suak Timah, Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

Kepala Kemenag Aceh Barat Kunjungi Madrasah Terpadu Suak Timah, Ajak ASN Tingkatkan Kinerja

Kabupaten Aceh Barat – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Aceh Barat, Dr. H. Khairul Azhar, S.Ag., MA., melakukan kunjungan kerja ke Madrasah Terpadu Suak Timah dalam rangka agenda pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, tenaga kependidikan, dan pegawai di lingkungan Kecamatan Samatiga dan Bubon. Kegiatan yang berlangsung hari Kamis, 30 Juli 2026 tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta yang hadir dari berbagai unsur pendidikan di dua kecamatan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan ini para kepala madrasah se-Kecamatan Samatiga dan Bubon, jajaran pejabat kecamatan serta perangkat Desa Suak Timah. Kehadiran unsur keamanan turut memperkuat suasana kekeluargaan dalam acara pembinaan ini, dengan hadirnya Kapolsek Samatiga dan perwakilan Koramil Samatiga, menunjukkan sinergi yang erat antara instansi pendidikan keagamaan dengan aparat kewilayahan setempat.

Dalam sambutannya, Dr. H. Khairul Azhar menyampaikan pesan penting kepada seluruh ASN di bawah naungan Kementerian Agama untuk senantiasa bekerja secara maksimal dan penuh dedikasi. Ia menekankan bahwa tugas mendidik generasi penerus bangsa merupakan tanggung jawab besar yang harus diemban dengan sepenuh hati, agar kelak dapat melahirkan pribadi-pribadi unggul dan berprestasi yang mampu bersaing di masa depan.

Rangkaian kegiatan pembinaan ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tamu undangan, dilanjutkan dengan acara ramah tamah sambil menyantap hidangan yang telah disiapkan panitia. Momen kebersamaan ini semakin mempererat silaturahmi antara Kemenag Aceh Barat dengan seluruh elemen pendidikan dan pemerintahan di Kecamatan Samatiga dan Bubon.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

H. Affan, S.Pd

- Kepala Sekolah -

Dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya ditegaskan, “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya.” Pembangunan jiwa disebut lebih dulu daripada pembangunan…

Berlangganan
Banner